Korea Trip (Part II)

Senin, 6 May 2013

Mondar-mandir kemarin ternyata ngabisin jatah T-Money, gak sampai habis bener siy, tinggal KRW 3.000an kemarin. Akhirnya kita nambah KRW 10.000 biar aman dijalan. ehehe... Kali ini kita pagi-pagi banget ke Seoul Stasiun, karena mau berangkat ke Busan menggunakan KTX jam 07.00. KT ini singkatan dari Korea Train Express, sejenis kereta cepat di Jepang. Jika turis ingin menggunakan kereta jenis ini ada yang namanya KR Pass, pass khusus untuk turis, lengkapnya ada di sini   . Nah, pake ini jelas memudahkan dan gak bikin bokek klo pingin naik KTX, untuk perjalanan normal ke Busan biaya sekali jalan adalah KRW 45.000, jadi kalau bolak - balik biayanya KRW 90.000. Sedangkan kalau beli KR Pass one day passnya adalah KRW 52.400 untuk penggunaan 1 hari. Irit banyak kan?! heheh.. KR Pass ini bisa dipesan di sini Pass ini hanya boleh di pesan via online. Caranya kita pilih jenis tiketnya dan perkiraan waktu tiba di Korea. Nanti jika sudah pasti, bisa dibayar via kartu kredit, nanti akan dikirimkan e-ticket ke email. Begitu di Korea, e-ticket bisa ditukar dengan tiket kereta di Seoul Station, di Bagian Travel Centre. Jangan lupa bawa kartu kredit yang dipakai ya. Langsung di set kita mau naik kereta kapan dan jam berapa.

Jam 6 pagi, kita udah naik subway ke Seoul Stasiun, dinginnya jangan ditanya kalau diluar. Trus kita naik ke terminal khusus keberangkatan KTX, jalurnya beda sendiri. makanya saya bilang kita harus hati-hati klo di stasiun subway, soalnya informasinya banyak sekali dan kalo meleng bisa kelewatan. Dari papan pengumuman sudah ditentukan peron keberangkatan kereta kita. Disambut mba-mba cantik Korea, akhirnya kita naik juga ke kereta. Keretanya bagus tapi sayang beberapa kursi tidak berfungsi lagi senderannya.. Apa emang gak bisa di tidurin ya bangkunya.. jehehehe.. tapi sebelah saya bisa kok.. hehe.. apes deh, padahal mau tidur. Asyiknya lagi, ternyata free wifi keretanya, per 2 gerbong ada 1 wifi, jadi kebayang dong kencengnya.. horaayy, bisa update2 status deh.. hehehee..


Dalam kereta KTX

Banyak pemandangan orang sambil bekerja.
Perkiraan waktu tiba di Busan adalah pukul 09.40 WIB, sekitar 2 jam 40 menit. Berangkat on time, tiba di Busan pun on time. Buru-buru kita keluar Busan Station, stasiun ini juga besar, tapi untuk pindah ke subway harus keluar dulu dan berjalan sedikit. Tadinya kita berencana untuk ikut Busan City Tour, ternyata oh ternyata, turnya tutup kalau hari Senin... Ahhh... sebel banget dehh.. hehhe.. tapi ya udah.. sudah sampai ke Busan, terpaksa deh jalan-jalan sendiri.. Busan itu lebih sepi dan sunyi dibanding Seoul, jalur subway juga tidak terlalu ribet seperti Seoul. Busan adalah kota terbesar kedua setelah Seoul di Korea, lebih seperti kota industri. Disini mampir ke Jagalchi Market, Haeundae Beach dan Busan Aquariaum. Untuk Haeundae dan Busan Aquarium lokasinya sangat berdekatan. Pantai terbuka ini free dan bersih banget, eits,, buat kamu-kamu yang merokok cukup merana disini, karena walaupun tempat terbuta larangan merokok terpampang lebar di area pantai.. menyenangkan bagi saya yang anti asap rokok.. heheh.. akhirnya karena pas banget waktu makan saya makan bekal makan siang saya di pantai.. dibawah pohon pulaa.. Nah, selesai makan dan foto-foto dipantai saya mampir ke Busan Aquarium, tiketnya KRW 16.000, karena kita pemegang KR Pass maka dapat disc 10%, mayan buat jajan-jajan.. heheeh.. Busan aquarium tidak berbeda jauh sama Seaworld di Ancol.

tempat yang terbuka memungkinan siapa saja untuk mampir, termasuk oppa yg lagi stress kerja ini! heheh

suasana di pantai yang lokasinya di pinggir jalan

diantara gedung-gedung

anak-anak lagi karyawisata

salah satu koleksi ikan

ubur-ubur yang lucu

Waktu masih menunjukan pukul satu, akhirnya kita memutuskan main ke department store terbesar ke dua di dunia setelah the Macy's, NYC, namanya Shinsegae Mall. Didalam mall ini adalah Spa Land namanya, kalau cuma sekedar mandi-mandi saja biayanya KRW 12.000, tapi kalau fasilitas lainnya seperti massage dan refleksi lumayan mahal. percuma, kalo mau pijet-pijet di Jakarta aja.. hehehe.. Akhirnya kita mulai bosen di mall,karena sudah tidak ada tujuan lagi.. Padahal kereta kita baru jam 19.30 WIB. Akhirnya kepikiran untuk balik ke Seoul, moga-moga tiket kereta masih bisa di rubah. kembali ke Busan Station akhirnya kita ke bagian ticketing, mengatakan bahwa apakah memungkinkan kereta kembali ke Seoul bisa dipercepat. Dan, tau jawabn mereka, bisa banget katanya! wahh, seneng banget.. kok bisa ya mereka seflexible itu, padahal kita sudah punya tiket... dan langsung saja kita pilih jam 15.30 kembali ke Seoul. Jam 6an perkiraan tiba ke Seoul. Jess.. jess... jes... akhirnya naik kereta kembali ke Seoul.

Setibanya di Seoul, kita memutuskan untuk ke Namdaemun Market, belanja oleh-oleh (lagi). belanja oleh-oleh menurut saya disini agak murah niy.. tapi jangan berharap bisa nawar gila-gilaan ya.. umumnya harga-harga sudah fixed price, paling kita dikasih gratisan aja sama yg punya kalo belanja banyak. Selesai belanja kita balik lagi ke guesthouse. Gak kerasa ini, sudah hari ke tiga. Masih ada 2 hari lagi yang masih seru..


Selasa, 7 May 2013

Gak kerasa, perjalanan ke Korea sudah hampir selesai, tinggal hari ini dan besok. Jadi, harus dimaksimalkan banget niy..

Jika sesuai agenda, hari ini kita harus ikutan trip Seoul City Tour, alasan kita ikut ini adalah biar lebih mudah dan lebih cepat menjangkau area wisata saja. Biayanya per orang KRW 10.000, bus beroperasi mulai jam 9 pagi, interval bus jaraknya setengah jam saja. Keterangan mengenai bus ini ada di sini. Saya memilih rute downtown, karena lebih banyak menjangkau tempat-tempat yang saya mau, jangkauan areanya bisa dilihat di sini. Kebetulan saya sudah ke 2 pasar yaitu, Namdaemun dan Myeongdong, jadi tidak perlu ke sini lagi.

Jam 8 pagi, kita berdua berangkat dari guesthouse, dari stasiun Hongik University, turun di Gwanghwamun Stasium. Salahnya, saya gak nyate keluar di exit berapa, akhirnya kita ngikutin feeling aja, keluar di exit 8, arah Gwanghwamun Square. Ternyata disini ada seberangnya Gyeongbokgung, ternyata poolnya Seoul City Tour ada disebelah kanan dari exit 8. Jadi kita menyebrang jalan dulu. Bayar tiket di Ticket Boothnya. Langsung deh naik bus, lagi-lagi mereka on time, jam 9 teng, mereka mulai jalan.


Keluar Exit 8 langsung ketemu patung ini, Gyeongbokgung Palace ada dibelakangannya.


Patung ini ada di atasnya pintu exit 8.
 Sayangnya di hari selasa, ada beberapa spot yang tutup seperti Gyeongbokgung Palace dan The National Folk Museum of Korea.. Rute pertama adalah Daeksugung Palace, entah kenapa saya kelewatan, padahal jaraknya deket banget sama starting pointnya si bus.. hehehe. keasyikan duduk di bus kayaknya, terkesima sama alat penerjemah yang bisa di beberapa bahasa, antara lain Inggris, Korea, Cina, Prancis, dst. Target saya dalam tur ini adalah National Museum of Korea, The Korean War Memorial Hill, N Seoul Tower, Changdeokgung, Insadong.

Berikutnya kita turun di National Museum of Korea, katanya ini museum terbesar yang ada di Korea. Jalannya lumayan juga niy dari Halte, di depan banyak anak sekolahan yang study tour ke museum ini, jadi inget dulu waktu SD ya. hehehe.. Museum ini bagusssss dan besar banget, dengan desain mayoritas dengan marmer berwarna coklat, membuat museum ini jauh dari kesan seram, justru kesan yang didapat adalah kesan mewah sekali. Bagusnya lagi adalah museum ini gratis tis tis.. Coba klo di Indonesia, museum kayak gini pasti bayar dan yang namanya museum pasti gelap dan tidak terawat.. Museum ini terdiri dari 3 lantai. Karena kata orang ini must visit museum kalau lagi di Korea, jadi saya turun. Tapi saya sendiri tidak berlama-lama disini, karena ternyata tidak terlalu puas dengan isinya.
Dalam museum..

Lorong museum

turun dari halte menuju museum

Jalan masuk menuju museum

Lobby Museum

dari atas lobby

salah satu koleksi museum

tas-tas anak sekolah! gak penting, tapi kok gak ada yg jagain ya? heheheh

Setelah bosan saya lalu keluar lagi menuju halte untuk ke pemberhentian selanjutnya. Oia, berhubung busnya tiba dengan interval waktu 30min, maka jalannya harus dipas-pas-in ya.. biar nunggu gak terlalu lama. Cuma nunggu 10 min akhirnya busnya dateng juga.. Jalanan yang lancar membuat bus bisa tiba on time dengan interval waktu 30 min. coba klo di Jakarta, behh.. interval waktunya 3 jam kali yaa.. hehehe.. Tujuan berikutnya adalah museum perangnya Korea. Jaraknya gak terlalu jauh, jadi cuma jalan sekitar 10 min saja..
Eh, ternyata di depan lagi ada demo, demonya gak banyak siy orangnya paling cuma 30 orang. Demonya pun rapi sekali.. dan polisinya itu menjaganya rapi berjejer dan tidak menyebar.. jadi mereka cuma berbaris saja.. hehe. lucu aja ngeliatnya..

The War Memorial Museum ini isinya kurang lebih menceritakan perang Korea I dan II yang terjadi di tahun 1950an. Sedih juga melihatnya, Korea yang tadinya ada satu kesatuan, lalu terpecah menjadi 2 bagian, yaitu Korea Utara dan Korea Selatan. Perang Korea I pecah karena serangan bom oleh Jepang. Saya pribadi lebih suka di museum ini, museumnya gratis lhoo.. heheeh.. trus isinya juga menarik dan koleksinya lengkap banget. Beberapa bagian ada simulatornya, jadi seolah-olah kita ikut dalam perang itu. Modern dan hi-tech banget ini museum..
tampak depan museum

patung adik kakak yang berpisah karena satu tentara Korut dan Korsel

love this caption. Freedom is not free!!

tampak dalam museum

salah satu simulasi

tentara korea lagi mendapat pendalaman materi.. heheh

salah satu simulator

keren yaaa.. padahal ini museum lhoo..

Agak lama saya disini karena puas banget dengan museum ini. Selanjutnya ke N Tower, ke sini agak lumayan, karena perjalanannya ke atas bukit gitu. Begitu tiba disini, disambut oleh pohon rindah berwarna hijauu.. teduh banget jalan dibawahnya.. Sebenarnya menurut saya tower ini biasa saja siy.. heheh... tampaknya tidak terlalu tinggi ya. Towernya bisa melihat seluruh kota Seoul karena lokasinya yang di atas bukit, jadi  ya memungkinkan untuk melihat seluruh kota karena posisinya. Tibat-tiba, terdengar suara sirine nyaring sekali, tak lama banyak petugas yang mengarahkan kami ke tengah lapangan atau duduk di pinggiran tower. Ternyata, itu salah latihan evakuasi gempa... Ya ampunnn, napas masih ngos-ngosan karenan jalannya agak menanjak tiga-tiba kaget karena disuruh minggir. Tapi ok banget lho, suaranya itu dari tengah kota, artinya sirine itu mampu menjangkau seluruh kota di Seoul... Biaya naik ke atas tower itu KRW 8.000 sebenarnya ada Teddy Bear Museum, tapi saya tidak masuk karena tidak terlalu suka boneka dan tempatnya sebenarnya kecil banget. Mungkin lain kali saat saya bisa kembali ke Korea, bisa ke Jeju Island, karena disana ada Teddy Bear Museum yang jauh lebih besar.. hehe.. amiinn.. yang menarik dari sini adalah gembok cintanya.. siapa yang gak tau gembok cinta. Saya pikir ya, gembok cintanya itu diatas tower.. ternyata gak lo teman-teman, gembok cinta-nya itu hanya satu lantai di atas tempat pemesanan tiket. Jumlahnya jangan ditanya banyaknya, buanyaakk bangett.. hehehe.. Karena tidak perlu beli tiket dan saya tidak merasa harus naik ke atas karena kebetulan cuaca juga tidak bersahabat, sedikit mendung dan berkabut, jadi percuma saja kalau mau naik ke atas untuk menikmati kota dari atas tower.


jalan menuju N Tower dari tempat pemberhentian bus

di salah satu kursi

N Tower

Sebagian gembok cintahh..

ketemu yang bahasa inggris.. yg lain kalimat2nya pake bhs Korea

Dari N Tower, saya mampir sebentar di Changdeokgung Palace, cuma sebentar banget.. Karena masih jam4 akhirnya kita berencana balik lagi ke Myeongdong Market, caranya menumpang bus yang sama lagi. hehehe.. Disana, belanja-belanji lagi..

Huaaa,... ini besok hari terakhir saya di Korea.. sedih rasanya karena rasanya baru kemarin tiba di Incheon.. hiks.. hiks..

Rabu, 8 May 2013

Di hari terakhir ini saya dan Belinda ingin mengunjungi Gyeongbokgung Palace dan Daeksogung Palace. Lokasinya sebenarnya berdekatan, 15 menit berjalan kaki deh.. Jam9 kita berangkat dari Hongik Univ Station ke Gyeongbokgung Station. Nah, stasiun ini paling deket sama lokasi palace.. tiba di sana sekitar jam 09.30an, agak lama karena tadi sempat belanja sebentar di 7 Eleven. Jika naik MRT masuk ke palace ini bukan dari pintu utama, melainkan ada pintu samping kanan palace. Wah, ternyata sudah ramai banget. Para petugas lagi menyiapkan pembatas jalan untuk upacara pergantian petugas penjaga istana (changing guard ceremony). Kalau di Palace ini pergantian dilakukan setiap jam mulai pukul 10 pagi hingga pukul 2 siang. Biaya masuk ke Gyeongbokgung Palace ini KRW 8.000, ternyata berdasarkan informasi yang dididapat setiap hari ada free guide untuk bahasa inggris mulai pukul 11, tidak perlu mendaftar hanya perlu menunggu di depan pusat informasi turis. Nanti akan dipanggi guidenya. Ternyata upacaranya cukup lama berlangsung, sekitar 30 min.. Pasukannya mirip satu sama lain.. kok bisa ya?! hehehe.. apa jangan-jangan diseleksi dulu...  Saya sangat menikmati upacara ini.. Selesai upacara saya langsung menghampiri pusat informasi untuk bersiap-siap ikut free guide. Akhirnya, jam11 keluar perempuan Korea menggunakan pakaian tradisional Korea menyapa kami semua dan tur pun dimulai. Ternyata Gyeongbokgung adalah istana terbesar di Korea, arealnya sebenarnya luas sekali. Aslinya mereka mempunyai 100 bangunan, tapi sejak di bom oleh Jepang, bangung itu hanya tersisa 10 dan dari 10 hanya 2 yang asli, artinya area istana yang sekarang 8 lainnya sudah di bangun ulang menyerupai bangunan aslinya.. Sedih yaa, padahal istananya bagus sekali lhoo..

pintu masuk istana dari tampak dalam

penjaga memasuki halaman

kesatuan lainnya

penjaga mulai menempati pos masing-masing

berpose bersama salah satu penjaga

Ikut free tur ini asyik lho, tanpa sadar saya sudah menghabiskan waktu hampir 3 jam di area ini. Sudah termauk mengunjungi museumnya yang terletak di belakang istana. Museumnya gratis (pastinya! ), bagus dan banyak koleksi yang menarik.. Seru banget di dalam sana.

Setelah selesai saya mengunjungi Daeksogung Palace, yang kemarin sempat terlewatkan  gara-gara keasyikan di bus.. Biaya masuknya hanya KRW 1.000, murah banget yaa.. Pas banget pas nyampe lagi pergantian petugas penjaga lagi.








Selesai dari sini saya mengunjungi dongdaemun market sebentar lalu kembali ke hostel. soalnya teman saya itu kecapekan.. hehe. maklum baru pertama kali jalan-jalan, jadi kakinya belum terbiasa jalan jauh. Saya berencana menghabiskan malam terakhir saya di daerah Hongdae, karena dekat jadi tidak perlu naik MRT segala, hanya perlu menyebrang jalan.

Wahhh.. besok saya kembali ke tanah air.. rasanya kurang sekali 5 hari di Korea.
banyak tempat yang belum terjelajah, Jeju Island, kurang maksimal di Busan.
Semoga ada kesempatan lagi sehingga saya bisa kembali ke negara ini..

Semoga tulisan saya bermanfaat ya..






Comments

  1. nnya donk, kalian ke Busan atau selama di korea gunain KR Pass itu untuk yg berapa hari? atau hanya digunain pas ke busan aja?

    ReplyDelete
  2. Halo Tea RF,

    Kita pakai KR pass hanya untuk ke Busan, adalah KTX (Korea Train Express, klo gak salah singkatannya) yang merupakan provider untuk kereja jarak jauh ini. KR Pass adalah salah satu tiket untuk bisa naik kereta ekspress ini, dan KR Pass adalah tiket khusus turis yang harus beli diluar Korea. Kita sengaja pilih yang one day pass karena berencana untuk tidak nginep disana. KR Pass itu ada beberapa line dengan tujuan akhir yang berbeda, saya pilih Gyeongbu Line karena tujuannya ke Busan. Pilihan passnya adalah 1, 3, 5, 7 atau 10 hari. Tergantung kebutuhan kamu nantinya.. Btw, makasih sudah mampir yaa..

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Hai disty..

    Maap comment sebelumnya aku delete hehhee abis tnyata udah ada info lengkapnya diatas ..tadi bacanyaa ketelisut...:D makasihh yaa blognya sgt membantu...brarti kamu belinya online kan yah?

    ReplyDelete
  5. Hi Mifta,

    Iya bener aku belinya online dr jakarta
    Jgn lupa bawa kartu kredit yg dipakai ya.

    Hv a nice trip

    ReplyDelete
  6. hi disty!
    mau tanya..kalau untuk 2org beli kr pas nya yg "saver"? tapi itu kan cuma seharga 60300.kalau ke busan ga cukup donk? untuk 1day pas jd harus dipakai sesuai tanggal? soalnya msh blum pastiin tgl k busannya.tq!

    ReplyDelete
  7. hi disty!
    mau tanya..kalau untuk 2org beli kr pas nya yg "saver"? tapi itu kan cuma seharga 60300.kalau ke busan ga cukup donk? untuk 1day pas jd harus dipakai sesuai tanggal? soalnya msh blum pastiin tgl k busannya.tq!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Huang Gi,

      Sy lupa sih.. Klo gak salah yg dimaksud saver krn one day pass. Jadi tiket berlaku 1 hari, mau dari pagi bolak2 naik kereta ke busan gak masalah. Biayanya lbh irit dibanding beli tiket kereta ke busan.
      Coba di cek lg aja ya, setau saya gak masalah klo blm pasti, yg penting tanda terima jgn langsung di tukar tiket ke counter.. Waktunya pun msh bs berubah2..

      Hope it helps ya.. Hv a nice trip!

      Delete
    2. soriii disty..aku travel berdua..jd cukup belinya 1 saver pass aja atau 2 saver pass? jadi 1pass untuk berdua atau masing2 pegang 1pass..aku baca di websitenya kurang jelas.tq!

      Delete
    3. ps. saver pass itu maksudnya untuk 2-5org yg travel bersamaan. sorriii nanya banyak.tq disty!

      Delete
    4. ps. saver pass itu maksudnya untuk 2-5org yg travel bersamaan. sorriii nanya banyak.tq disty!

      Delete
  8. Bantu jawab ya, harga saver pass di web itu u/ 1 org. jadi misal kita travelling berdua harga pass u/ per org nya segitu

    ReplyDelete
  9. terimakasih buat yg bantu jawab..iya udah paham..wkt lalu smpat bingung krn liat angka 2-5org nya..thx!

    ReplyDelete
  10. terimakasih buat yg bantu jawab..iya udah paham..wkt lalu smpat bingung krn liat angka 2-5org nya..thx!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Money Changer Rate Murah!!

[Mudik] Nyebrang ke Sumatera lewat Tanjung Priok, anti antri dan cepat..

Japan Trip Day 5 : Mt Tateyama - Tateyama Alphine Route