Jalan-jalan ke Jepang (lagi!!)... Same country but different companion and cities!

Alhamdulillah..

Mungkin ini yang disebut masih rejeki dan feeling ya, rasanya kok males banget ngapus aplikasi Japan Train (aplikasi semacam www.hyperdia.com) di Android saya dan buang segala macam peta wisata plus kereta di Jepang.
Ternyata,, kali ini saya ada rezeki lebih jadi bisa jalan2 ke Jepang (lagi!!) plus mengajak Mama dan Adik saya yang paling kecil.

Apakah yang diajak cukup sampai di dua orang itu, tentu tidak!!  Mama saya dengan inisitiaf tinggi mengajak sepupunya, berarti om saya ya, beliaupun mengajak istrinya. Tak cukup sampai disitu, istrinya om saya itu telepon sepupunya pula untuk ikut ke Jepang ini, akhirnya sepupunya mengiyakan. Udah ada 3 orang tambahan dong ya! Catet ya! Trus ternyata sepupunya tante saya itu ngajak pula sepupunya lagi.. Jedaggg, sepupunya mau? Jelas mau!! Issshhhh.. udah ada 4 orang tambahan diluar kami bertiga ya. Belakangan, sepupunya tante saya itu juga mengajak sahabat karibnya, catet ya, sahabat karib. Omaigaaadddd,, so, 3 + 1 + 1 jadi ada 5 orang tambahan diluar kami bertiga. Apakah berhenti sampai disitu, masih aja doong nawarin ke yang lain tapiii dengan sangat terpaksa saya membatasi jumlah peserta. Gaya emang, tapi daripada resiko jalan2 tidak maksimal karena terlalu banyak orang, so lebih baik dibatesin. Apalagi yang peserta kebanyakan ABG alias Angkatan Babe Gue! :p

Yahh,, Bismillah saja ya semoga perjalanan kali ini lancar seperti sebelumnya, kalaupun ada perbedaan semoga tidak terlalu signifikan. 

Perjalanan saya kali ini lebih lama satu hari dibanding perjalanan saya sebelumnya, baca disini
Eits, tapi jangan anggap remeh pasukan saya kali ini ya, meskipun ABG tapi mereka sangat terlatih alias sering jalan2 tuh. Ngeliat bluefire di Gunung Ijen aja pernah lhoo.. Riwayat perjalanan wisata mereka luar biasa, bulan lalu baru kembali dari Langkawi dan November akan berangkat explore Makassar.

So, kemana aja saya diperjalanan kali ini, kurang lebih seperti ini rutenya
1. Day 1 : Explore Nara dan Osaka 

Tiba jam 08.30 pagi di Kansai International Airport, saya dan rombongan akan langsung menuju Nara untuk drop bagasi di Guesthouse Nara Komachi, kok kayak familiar ya, yupp, itu guesthouse yang tahun lalu saya tempati bersama 3 teman saya. Baca disini. Itinerary hari pertama kurang lebih sama seperti tahun lalu.

2. Day 2 :  Explore Kyoto

Hari kedua juga sama seperti tahun lalu, tapi semoga tidak ada salah naik bus dan persiapan yang lebih matang saat naik bus. Jadi gak buru-buru pas sampai di Kiyomizudera Temple. Cerita tahun lalu baca disini. Jadi apa yang membedakan saat saya berkunjung ke Jepang tahun ini dengan tahun sebelumnya. Musim gugur, kali ini saya gak sabar untuk melihat nuansa Jepang dalam warna orange kecoklatan dan daun-daun berguguran. 

3. Day 3 : Explore Takayama dan Shirakawa Go

Nah, itu rute yang baru dengan tahun sebelumnya, kalau tahun sebelumnya saya ke Hiroshima (baca disini) dan Tateyama Alphine Route (baca disini), tahun ini tujuan saya ke Shirakawa Go.

Shirakawa-go merupakan desa kecil bersejarah di sepanjang lembah Sungai Shogawa di daerah Gifu. Bersama dengan tetangganya Gokayama di daerah Toyama, merupakan warisan budaya UNESCO sejak 1995. Desa ini terkenal dengan rumah berbentuk khas yang disebut Gassho-zukuri. Arti dari ‘gassho’ adalah tangan terkatup dalam posisi berdoa, serupa dengan bentuk atap dari rumah-rumah di daerah ini.  Rumah-rumah yang berada di desa ini sudah tua, bahkan ada yang telah berumur 250 tahun. Desa terbesar di daerah Shirakawa-go adalah Ogimachi, merupakan satu-satunya desa yang paling mudah dicapai dari kota Takayama ataupun Kanazawa. Desa-desa lainnya agak lebih sulit dicapai dengan transportasi umum. Lengkapnya baca disini aja ya.

Kali ini saya dan rombongan akan menginap di kota Takayama, sekitar 1jam dari Shirakawa Go. Kota Takayama ini kota kecil yang sangat memungkinkan di eksplorasi dengan berjalan kaki. Tapi saya tidak lama disini, hanya menginap 1 malam. Oleh karena itu, saya menggunakan jasa tour lokal untuk keliling Shirakawa. Saya menggunakan jasa dari J-hopper tour & travel, yupp, bener banget, J-hoppers ini jaringan hotel dan tour versi murah yang ada di Jepang. Biaya yang dikeluarkan untuk keliling Shirakawa-Go Y4.400 per orang, bus akan berangkat dari JR Takayama Station. Ada 2 schedule yang ditawarkan yaitu jam 08.10 pagi dan 13.20 siang. Karena saya dan rombongan baru tiba pagi, jadi saya mengambil paket yang siang hari. Lengkapnya ada disini.

4. Day 4 : Back to Tokyo and Shopping Time di Gotemba Premium Outlet

Perjalanan kali ini saya memang lebih banyak di "kampung"-nya Jepang, kenapa? karena rombongan saya ini shopping maniac, berapapun waktu yang dialokasikan gak akan pernah cukup. So, untuk mengantisipasinya saya buat agendanya sejauh mungkin dari shopping distric. heheheehe...
So, pagi ini kembali ke Tokyo dan langsung cuss ke Gotemba Premium Outlet. Shop till drop with low cost premium goods. Disini selain shopping, bisa sekalian liat Mt Fuji juga, karena Gotemba adalah salah satu dari beberapa viewpoint tempat melihat gunung Fuji. Istilahnya, sambil menyelam minum air.. glekkk!!!

5. Day 5 : Hokodate, Hokkaido

Saya bener-bener gak mau rugi! Ini yang paling membedakan dari trip sebelumnya, saya mau ke Hokkaido, bener-bener mau memaksimalkan JR Pass yang saya punya. Memang agak jauh dari Tokyo ke Hakodate, perjalanan kurang lebih 6jam. Weeeeewww... Itupun sudah terbantu dengan Shinkansen Hayabusa, salah satu dari 3 shinkansen tercepat selain Nozomi dan Mizuho. Yang seharusnya ada biaya tambahan jika menggunakan JR Pass. Tapi sejak awal tahun ini Hayabusa siap dipergunakan oleh pemegang JR Pass tanpa perlu biaya tambahan. Horeeeee...!! #rejekianaksholehah

Apa aja yang mau dilihat atau dilakukan disini:
- Naik ropeway dan melihat pemandangan dari Mt. Hakodate, yang katanya pemandangannya termasuk 3 terbaik di Jepang. Biayanya sekitar Y1.200 untuk return ticket dan Y660 sekali jalan.
-  Berkunjung ke Fort Goryokaku
-  Makan seafood segar yang langsung dimasak di tempat di morning market
-  Dan masih banyak lainnnya, konon katanya landscape Hakodate mirip lhoo sama San Fransisco. Ahhh, jadi gak sabar.

6. Day 6 : Sapporo, Hokkaido

Masih menginap di Hakodate, pagi-pagi saya akan  naik kereta (ya iyalah, naik apalagi coba?!). Dengan waktu tempuh sekitar 3jam dari Hakodate, saya siap mengexplore indahnya Sapporo. Saya jadi inget film Doraomen, Sapporo adalah destinasi wisata bagi orang kaya di Jepang, inget dong si Suneo itu selalu memamerkan diri dan keluarga jika kembali berlibur ke Sapporo. Nah, jadi ingin merasakan apa yang dirasakan Suneo, apa betul seindah itu? Kita liat nanti ya, pasti saya review.

7. Day 7 & 8 : Tokyo dan Kembali ke Tanah Air

Pagi saya dan rombongan kembali ke Tokyo, untuk mengunjungi tempat-tempat wajib dikunjungi. Ada Shinjuku, Harajuku, Shibuya, Museum Doraemon (tahun lalu gagal kesini), Odaiba dan masih banyak tempat lainnya.

Well, tinggal menghitung hari perjalanan kali ini, semoga dilancarkan oleh Tuhan.
Saya dan keluarga kembali ke tanah air dengan kegembiraan dan cerita seru.
Tunggu post saya berikutnya ya...

 





Comments

Popular posts from this blog

Money Changer Rate Murah!!

[Mudik] Nyebrang ke Sumatera lewat Tanjung Priok, anti antri dan cepat..

Japan Trip Day 5 : Mt Tateyama - Tateyama Alphine Route