Nusa Penida, my short weekend getaway!

Hiii... Akhirnya saya nulis lagi.. Yeayy!!
Ooritee.. Kali ini saya akan bercerita mengenai pengalaman saya ke Nusa Penida, salah satu dari 3 pulau yang terletak di sebelah tenggara pulau Bali, yang dipisahkan oleh Selat Badung. Selain Nusa Penida, ada pula 2 pula lainnya yang lebih kecil yaitu Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Nusa Penida merupakan surga bagi para divers karena banyak sekali spot untuk menyelam seperti Penida Bay, Manta Point (terkenal dengan ikan parinya), Batu Meling, dst.  Nah, apakah saya kesana untuk menyelam?! Ohhh, tentu tidak! Saya kesana dalam rangka sweet escape sehabis annual conference selama 3 hari di Bali. Mau pulang nanggung tapi gak mau pergi yang butuh uang banyak... Hehhee.. Jadilah saya pilih Nusa Penida.

Akhirnya saya ber 10 bersama teman kantor, sehabis conference di hari rabu kami memutuskan untuk menghabiskan weekend bareng. Perjalanan ini sudah diatur sebelumnya. Kamis pagi sesuai sarapan kami berangkat dari Nusa Dua menuju Pantai Sanur. Disana kami akan menyebrang ke Nusa Penida menggunakan speedboat. Ada beberapa  vendor speedboat disini, rata2 harganya sama sekitar 75rb - 100rb per orang. Harganya agak beda dengan yg di papan harga, yaitu sekitar 175rb karena itu merupakan harga itu untuk bule.. Tiket speedboat bisa dibeli on the spot, dengan interval 30menit - 1 jam. Kami menggunakan speedboat pukul 10pagi. 
Agak lucu nih pas mau naik speedboat, karena Sanur tidak memiliki dermaga yang layak untuk naik kapal, jadilah kami harus berjalan melewati bebatuan dan pantai untuk bisa naik speedboat. Pas naikpun kita harus melepas alas kali, jadi usahakan pakai celena pendek or bawahan yang mudah kering dan sandal. Jadi sandal semua penumpang dikimpulkan menjadi satu dan baru diambil setelah speedboat tiba di Nusa Penida. Perjalanan dari Sanur ke Nusa Penida membutuhkan waktu 30-45 menit.

Setelah 40min, akhirnya kapal bersandar di pelabuhan Togepayeh. Nah, kalo disini dermaganya agak manusiawi nih.. Adalah bentuk dermagannya, jd celana gak basah2 banget,, oia, selama berlayar kita lepas sepatu ya, sepatu/sandal dikumpulkan di kotak oleh awak kapal. Begitu sampai, nyari2 sandal dong, ternyata di amprokin (bahasa apa ini? Hehehe) gitu aja di pinggir pantai.. Amsyoong..

Waktu menunjukkan pukul 10.40 WITA saat kita sampai, dijemput orang bungalow dan diantar kesana.. 


Namanya Full Moon Bungalows, lokasinya gak jauh dari dermaga. Harganya miring banget.. Untuk tipe kamar yang diatas kena biaya 300K permalam. Selain itu, harga kamar 200k tapii hanya pakai kipas angin. Bersih, pakai AC dan air super duper lancar gak pake payau. 

Urusan check in beres, saya dan teman2 memutuskan untuk makan siang dulu sambil para pria sholat Jumat. Setelah itu dilanjutkan dengan snorkeling di Crystal Bay, Pantai Uwug dan Angel's Bilabong. Ketiganya yang sempat bikin saya ngiler selama beberapa bulan terakhir karena diposting sebagai hidden paradise di Bali.

Selesai sholat Jumat dan makan siang, perjalanan pun dilanjutkan. Kali ini tujuannya crystal Bay. Kenapa namanya Crystal Bay karena pasirnya seperyi bertabur kristal jadi seperti berkilau saat kena kilau matahari..


Chrystal Bay Beach
Rencananya mau snorkeling disini, terjadilah proses tawar menawar. Hati2 ya di Nusa Penida nawar adalah hal yang sangat lumrah. Karena mereka terbiasa mematok harga tinggi untuk turis asing. Mereka seolah punya 2 daftar harga.
Awalnya mereka buka harga 100rb per orang untuk 3 spot,  akhirnya disepakati 75rb buat yg snorkeling dan 50rb untuk gak snorkeling. Salah satu best spot untuk snorkeling atau  disini adalah Manta Point, terkenal dengan ikan pari-nya. 

Yellow Boat

Setelah 2 jam bermain snorkeling, kami pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke pantai uwug, salah satu destinasi yang ditunggu-tunggu. Ternyata oh ternyata, perjalanan kesana sungguh menyita waktu dan tenaga... Ditambah kondisi jalanan yang tidak bersahabat..
Tapi, semua itu terbayarkan ketika apa yang selama ini dilihat di internet, media sosial dst, terlihat dengan mata kepala sendiri. Indah sekali.. Dan benar2 sunyi sekali..

setapak menuju keindahan
me, myself and I
Almost sunset

Hidden Paradise, karang bolong
Pantai Uwug atau disebut juga Pantai Uug
Puas foto2, kita diarahan sama supir kita ke Angel's Bilabong. Kenapa dibilang bilabong, krn ktnya bentuk teluknya yang seperti logo bilabong. Ada2 aja emang orang Indonesia kalau kasih nama. Nah, lokasinya ternyata deket banget sama pantai Uwug ini, tinggal jalan kaki 10 menit trus sampai deh. Dan lagi2, saya hanya bisa terpukaaauu,, ini diaaaa, salah satu list saya yang akhirnya corey juga karena berhasil dikunjungi.. 

Keliatan logo bilabongnya kah?!

Angel's Bilabong

Genk heboh kali ini :)

Karena keasyikan foto-foto, gak sadar matahari sudah mulai terbenam. Kita pun mulai bersiap untuk pulang. Daaannn, sumpah disini serem banget, karena cuma kita doang yang lagi kesini. Tanpa berlama-lama kita semua bergegas naik mobil dan mulai berjalan pulang melewati jalan berbatu lagi.. Siapp digoyanggg mang!!!

Ditengah jalan tiba2 supir berteriak, gilaaaaa!! Waduhh, ada apaan nih? Kita pun panik mendengar teriakan si supir. "Pemandangannya bagus banget!" Sambil nunjuk ke sebelah kiri. Dan, disebelah kiri kita matahari sedang menenggelamkan diri dengan indahnya. Saya yang sudah masukin kamera ke tas, buru2 ngeluarin lagi buka pintu dan naik ke atas mobil.. Gak bener2 naik, cuma berdiri gitu... Heheee.. Dan ini pemandangannya..

Sunset yang terlambat

Pemandang aslinya jauh lebih keren.. Hehhe, maafkan kemampuan foto saya yang belum memadai.. Hehhee 

Perjalanan pun dilanjutkan, karena sudah malam kami pun langsung mencari tempat makan. Ssttt... Cari tempat makan disini sedikit susah, ternyata tempat makan malam saya hari ini adalah tempat makan siang saya keesokan harinya.. Hehhee

Selesai makan, kamipun bergegas kembali ke hotel untuk bersih2 dan bersiap untuk besok lagi. Rencananya besok kita akan melihat sunrise di pantai atuh. Supir kami mengingatkan jam4 sudah harus jalan karena utara Nusa Penida cukup jauh dari bungalows, sekitar 1 jam-an. Oke, kamipun beristirahat..

Keesokan harinya, dengan tekad untuk menyaksikan keindahan alam saat sunrise, kamipun bergegas bangun dan pergi serta melanjutkan tidur di mobil.. Zzzz..

sebelum matahari terbit
genk gong foto bersama diatas tebing
indahnya matahari terbit, ini ngambilnya dipinggir tebing
malu malu terbit
view, mobil kita ada di bukit sebelah kiri
Pantai Atuh

Pantai Atuh

Whole team + supir :)
Jalan diatas tebing
Mulai dari turun mobil, jalannya menuju pantai Atuh, spot untuk menyaksikan sunrise ini sungguh mengagetkan untuk perjalanan di waktu subuh. Jalannya agak menurun, terjal dan berbatu. Tanpa terasa kita berjalan diatas tebing. Tapi semuanya terbayar saat kita melihat keindahan matahari terbit di atas tebing.

Dari situ, kami kembali ke kota, untuk makan pagi, tapi karena gak nemu tmpt sarapan yang menggugah selesai, kami kembali tempat makan tadi malam. Yang ternyata lokasinya di pinggir pantai.. 

pemandang luar biasa

nice flower
Anggie lagi merenung nasib

berusaha menghilangkan kantuk sehabis makan siang
Setelah kekenyangan makan siang, kami pun memutuskan untuk kembali ke bungalow. Supir kami menawarkan bermain ke cruise, cukup dengan membayar 25rb tapi baru bisa naik jam2pm, menunggu tamu2 lainnya pulang. Artinya, cruise seperti milik pribadi.. Hehehhhehe... Puas bermain di cruise, naik perosotan yang langsung ke laut, dll. Kami pun kembali ke darat untuk menyaksikan sunset di dekat dermaga.

sunset di dermaga

Full Team

Tak terasa ini malam terakhir kami di Nusa Penida, sebuat pelarian singkat setelah conference dan kami siap bekerja lagi di hari senin.. Besok pagi jam7 kami akan kembali ke Bali, untuk beli oleh2 dan kembali ke Jakarta dan area lainnya.

Sampai jumpa Nusa Penida, walaupun singkat tapi puas rasanya. Semoga bisa segera kembali kesini..

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Money Changer Rate Murah!!

[Mudik] Nyebrang ke Sumatera lewat Tanjung Priok, anti antri dan cepat..

Japan Trip Day 5 : Mt Tateyama - Tateyama Alphine Route